GUW9BUMoGfCiGfd6TfOpTUziTY==

INSPIRA Bekerja Sama dengan BSI UMKM Center Adakan Pelatihan Fotografi

INSPIRA Indonesia BSI UMKM Center pelatihan fotografi produk UKM

Dalam era digital yang semakin berkembang, penting bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk meningkatkan keterampilan mereka agar dapat bersaing secara efektif. Salah satu cara untuk mencapai hal tersebut adalah melalui pelatihan yang relevan dan bermanfaat. Baru-baru ini, komunitas UKM INSPIRA Indonesia bekerja sama dengan BSI UMKM Center mengadakan sebuah pelatihan fotografi produk yang bertujuan untuk membantu pelaku usaha dalam memperbaiki kualitas visual produk mereka. Kegiatan ini dilaksanakan di gedung BSI UMKM Center yang berada di Jalan DR Sutomo No 8, Yogyakarta pada Rabu, 4 Desember 2024.

Pelatihan ini menjadi langkah penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan UKM, terutama dalam menghadapi tantangan pasar yang semakin dinamis. Dengan peningkatan keterampilan dalam fotografi, pelaku usaha dapat menampilkan produk mereka dengan lebih profesional, sehingga menarik perhatian konsumen dan meningkatkan penjualan. Pelatihan ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk belajar langsung dari praktisi yang memiliki pengalaman luas di bidang fotografi dan pemasaran digital.

Selain itu, pelatihan ini juga menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman dan ilmu antara para pelaku usaha. Peserta yang hadir berasal dari berbagai cluster usaha, sehingga memperkaya diskusi dan interaksi selama proses pembelajaran. Materi yang disampaikan oleh pemateri sangat mudah dipahami, mulai dari teknik dasar fotografi hingga pengeditan foto. Dengan adanya sesi praktek langsung, peserta bisa langsung menerapkan teori yang telah diberikan, sehingga hasilnya lebih maksimal.

Tujuan dan Manfaat Pelatihan Fotografi Produk

Pelatihan fotografi produk yang diselenggarakan oleh INSPIRA Indonesia dan BSI UMKM Center memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam memotret produk secara profesional. Kedua, untuk membantu peserta dalam memahami teknik-teknik dasar fotografi seperti pengaturan pencahayaan, komposisi, dan pengeditan foto. Ketiga, untuk membangun kepercayaan diri peserta dalam menampilkan produk mereka melalui media digital.

Manfaat dari pelatihan ini sangat besar bagi pelaku usaha. Dengan keterampilan fotografi yang baik, produk dapat ditampilkan dengan lebih menarik, sehingga meningkatkan daya tarik konsumen. Selain itu, kualitas foto yang baik juga dapat meningkatkan citra merek dan memperluas pangsa pasar. Dalam era digital, visual merupakan salah satu aspek penting dalam pemasaran. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi UKM di tengah persaingan yang semakin ketat.

Selain itu, pelatihan ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan sesama pelaku usaha. Interaksi langsung antara peserta dan pemateri memperkaya proses pembelajaran, sehingga setiap peserta dapat merasa didukung dan termotivasi untuk terus berkembang. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun jaringan dan kerja sama antar pelaku usaha.

Materi yang Disampaikan oleh Pemateri

Pemateri dalam pelatihan ini adalah Dyah Malini, seorang fotografer, konten kreator, dan praktisi digital marketing yang memiliki pengalaman luas di bidang pemasaran di Kota Yogyakarta. Materi yang disampaikan oleh Dyah Malini mencakup berbagai aspek penting dalam fotografi produk, mulai dari pengaturan pencahayaan hingga komposisi gambar. Ia menjelaskan bagaimana pencahayaan yang tepat dapat memengaruhi kualitas foto, serta bagaimana komposisi gambar dapat digunakan untuk menonjolkan fitur produk secara optimal.

Selain itu, Dyah Malini juga memberikan tips praktis tentang penggunaan alat sederhana yang bisa digunakan untuk menghasilkan foto yang menarik. Misalnya, ia menjelaskan bagaimana menggunakan cahaya alami atau lampu tambahan untuk memperbaiki kualitas foto tanpa perlu peralatan mahal. Hal ini sangat berguna bagi pelaku usaha yang memiliki anggaran terbatas, tetapi ingin tetap menghasilkan foto yang profesional.

Dalam sesi ini, peserta juga diajarkan tentang teknik pengeditan foto yang sederhana namun efektif. Dyah Malini menekankan bahwa pengeditan foto tidak harus rumit, tetapi cukup dengan sedikit modifikasi untuk membuat foto lebih menarik dan menonjolkan karakteristik produk. Dengan begitu, peserta dapat langsung menerapkan teknik ini dalam aktivitas pemasaran mereka.

Pengalaman Peserta dalam Pelatihan

Banyak peserta yang menyampaikan pengalaman positif mereka setelah mengikuti pelatihan ini. Salah satu peserta, Farida Kurniawati, berbagi bahwa ia merasa sangat terbantu dengan pelatihan ini. “Saya merasa sangat terbantu dengan pelatihan ini. Banyak pengalaman dan ilmu yang didapat untuk pengembangan diri,” ujarnya.

Farida adalah pemilik brand Frida Craft yang menghasilkan produk craft batik berupa tas dan sarung bantal. Ia mengatakan bahwa pelatihan ini memberinya wawasan baru tentang cara memotret produk agar lebih menarik dan profesional. Dengan peningkatan keterampilan ini, ia berharap dapat meningkatkan penjualan dan memperluas pangsa pasar.

Selain Farida, Sri Rahayu, pelaku UKM Fashion Ecoprint, juga menyampaikan pendapat senada. Ia mengatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi dirinya. “Materi bagus, penyampaian mudah dipahami dan praktek langsung. Simpel tetapi hasil maksimal,” ujar bu Yayuk, sapaan akrabnya.

Selain itu, banyak peserta lainnya yang menyampaikan bahwa mereka merasa lebih percaya diri setelah mengikuti pelatihan ini. Mereka merasa lebih siap untuk mempromosikan produk mereka melalui media digital, terutama di platform seperti Instagram dan Facebook. Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka yakin dapat menarik lebih banyak konsumen dan meningkatkan penjualan.

Sesi Praktek Langsung dan Presentasi Hasil Foto

Selain sesi teori, pelatihan ini juga mencakup sesi praktek langsung. Peserta diberikan kesempatan untuk memotret produk mereka sendiri dengan bimbingan langsung dari Dyah Malini. Di sesi ini, peserta terlihat sangat antusias dan aktif dalam mencoba berbagai sudut pengambilan gambar. Mereka saling berdiskusi dan berbagi ide tentang bagaimana memperbaiki kualitas foto.

Setelah sesi praktek, setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil foto produk mereka. Hal ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan masukan dari narasumber dan teman-teman pelaku usaha. Dengan begitu, peserta dapat memperbaiki kualitas foto mereka dan menerapkan masukan yang diberikan.

Sesi presentasi ini juga menjadi ajang untuk saling memberi dukungan dan motivasi. Peserta saling memberikan apresiasi atas karya yang telah dibuat, sehingga memperkuat ikatan antara sesama pelaku usaha. Dengan adanya sesi ini, peserta merasa lebih termotivasi untuk terus belajar dan berkembang.

Peran BSI UMKM Center dalam Mendukung UKM

BSI UMKM Center memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan UKM. Dalam acara ini, kepala BSI UMKM Center, Arif Miftahul Huda, menyampaikan bahwa melalui pelatihan ini, diharapkan para pelaku UKM dapat meningkatkan kualitas visual produk mereka. Dengan cara ini maka dapat menarik lebih banyak pelanggan dan memperluas pangsa pasar.

Arif Miftahul Huda juga menekankan bahwa kemampuan baru ini diharapkan dapat membantu UKM bersaing lebih baik di era digital. Ia mengatakan bahwa BSI UMKM Center akan terus berkomitmen untuk memberikan pelatihan dan dukungan kepada pelaku usaha, agar mereka dapat berkembang secara berkelanjutan.

Selain itu, Miss Dhey, panggilan akrab Dyah Malini, juga menyampaikan pesan kepada peserta pelatihan untuk terus mengeksplorasi dari teori dan praktek yang telah disampaikan dengan melakukan latihan menerus. Ia menekankan bahwa dengan latihan yang konsisten, peserta dapat terbiasa mengambil objek foto terbaik untuk menunjang pemasaran produk pelaku usaha.

Kesimpulan dan Harapan Masa Depan

Pelatihan fotografi produk yang diselenggarakan oleh INSPIRA Indonesia dan BSI UMKM Center berhasil menciptakan dampak positif bagi peserta. Dengan peningkatan keterampilan dalam fotografi, peserta dapat memperbaiki kualitas visual produk mereka, sehingga lebih menarik dan profesional.

Selain itu, pelatihan ini juga menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman dan membangun jaringan antar pelaku usaha. Dengan adanya kolaborasi antara komunitas UKM dan institusi pendukung, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang mendukung pertumbuhan UKM di berbagai sektor.

Di masa depan, diharapkan akan ada lebih banyak pelatihan serupa yang diselenggarakan oleh INSPIRA Indonesia dan BSI UMKM Center. Dengan terus meningkatkan keterampilan dan kapasitas pelaku usaha, UKM dapat berkembang secara berkelanjutan dan berkontribusi positif terhadap perekonomian daerah.

Type above and press Enter to search.