GUW9BUMoGfCiGfd6TfOpTUziTY==

5 Cara Memverifikasi Tanda Tangan Elektronik, Apakah Sah?

Pengertian Tanda Tangan Elektronik dan Pentingnya Pengecekan

Tanda Tangan Elektronik Digital Dokumen Legal

Tanda tangan elektronik (TTE) adalah bentuk digital dari tanda tangan yang digunakan untuk memverifikasi dan mengautentikasi dokumen. Dalam UU ITE, TTE didefinisikan sebagai informasi elektronik yang dilekatkan atau terkait dengan dokumen lain sebagai alat verifikasi. Penggunaan TTE semakin umum karena efisiensi dan keamanannya dalam proses digitalisasi. Namun, penting untuk mengecek keaslian TTE agar tidak terjadi penipuan atau dokumen palsu.

Cara Mengecek Keaslian Tanda Tangan Elektronik

Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk mengecek keaslian TTE. Berikut adalah lima cara utama:

1. Melalui Situs Resmi Kominfo

Kominfo menyediakan layanan pengecekan TTE melalui situs resmi mereka. Pengguna dapat mengunggah dokumen dalam format PDF dan sistem akan melakukan pengecekan otomatis. Jika TTE sah, data seperti nama pemilik, tanggal pemberian, dan status dokumen akan ditampilkan.

2. Menggunakan Aplikasi VeryDS dari BSrE

Aplikasi VeryDS yang dirilis oleh Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) dapat digunakan untuk mengecek TTE di perangkat smartphone. Pengguna dapat memilih antara dokumen PDF atau dokumen cetak yang difoto. Setelah dokumen dipilih, aplikasi akan menampilkan informasi tentang TTE, termasuk nama pemilik dan tanggal penerapan.

3. Menggunakan Microsoft Word

Untuk dokumen dalam format .doc atau .docx, pengguna dapat menggunakan Microsoft Word. Buka file, masuk ke menu "File" lalu pilih "Info", klik "Tampilkan Tanda Tangan", dan cek detail TTE. Jika TTE valid, informasi akan muncul di layar.

4. Menggunakan Adobe Reader atau Foxit Reader

Aplikasi Adobe Reader atau Foxit Reader juga bisa digunakan untuk mengecek TTE pada dokumen PDF. Buka file, masuk ke menu "Signature Properties", dan lihat informasi TTE yang tercantum. Jika TTE palsu, informasi ini tidak akan muncul.

5. Memindai Kode QR

Beberapa dokumen TTE disimpan dalam bentuk kode QR. Pengguna dapat menggunakan aplikasi pembaca kode QR untuk memindainya. Setelah dipindai, data TTE akan tampil, biasanya diarahkan ke database Kominfo.

Keabsahan Tanda Tangan Elektronik

TTE memiliki kekuatan hukum selama dibuat sesuai aturan yang ditetapkan oleh Kominfo. Dasar hukumnya diatur dalam Pasal 11 ayat (1) UU ITE. TTE sah jika dibuat melalui PSrE (Penyelenggara Sertifikasi Elektronik). Namun, perlu dipahami bahwa TTE berbeda dengan tanda tangan digital. TTE digunakan untuk penandatanganan dokumen, sedangkan tanda tangan digital adalah bagian dari mekanisme kriptografi dalam TTE.

Manfaat Penggunaan Tanda Tangan Elektronik

Penggunaan TTE memberikan banyak manfaat, seperti efisiensi waktu, tenaga, dan biaya. Di lingkungan akademik, TTE membantu dosen dalam membubuhkan tanda tangan di lembar pengesahan laporan mahasiswa. Selain itu, LLDikti juga menggunakan TTE untuk mempercepat proses pengesahan dokumen penting.

Tips Menjaga Keamanan TTE

Untuk menjaga keamanan TTE, pastikan hanya menggunakan layanan resmi dari Kominfo atau PSrE. Hindari dokumen yang mencurigakan atau tidak memiliki sertifikat keaslian. Selalu lakukan pengecekan sebelum menerima atau mengirimkan dokumen penting.

Kesimpulan

TTE adalah alat penting dalam era digitalisasi. Dengan mengetahui cara mengecek keasliannya, pengguna dapat memastikan bahwa dokumen yang diterima atau dikirimkan benar-benar sah dan aman. Selalu gunakan metode pengecekan yang telah disebutkan di atas untuk menghindari risiko penipuan atau dokumen palsu.

Type above and press Enter to search.