![]() |
| Foto Bersama Usai Kegiatan, (Dok. KKNKelompok 93 SDGs) |
Portal Demokrasi, Pendidikan - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 93 SDGs Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) mengadakan dua program unggulan yang ditujukan untuk pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta peningkatan literasi ekonomi masyarakat di Kelurahan Made, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya. Dua program tersebut adalah “Pelatihan Content Creating for Branding” dan “Kelas Cerdas Ekonomi Made: Koperasi, Bisnis, dan Agribisnis”.
Program kerja pertama, “Pelatihan
Content Creating for Branding”, Program ini bertujuan meningkatkan literasi
digital dan keterampilan branding pelaku UMKM melalui media sosial. Peserta
belajar membuat konten visual seperti foto produk, video promosi pendek, serta
caption yang sesuai dengan karakter produk. Pelatihan mencakup materi dasar
tentang identitas brand, algoritma media sosial, dan tips memanfaatkan platform
seperti Instagram dan TikTok untuk pemasaran produk.
Sementara itu, program kerja kedua,
“Kelas Cerdas Ekonomi Made: Koperasi, Bisnis, dan Agribisnis”, Kelas ini
menjadi wadah edukasi ekonomi dengan materi seputar pentingnya koperasi sebagai
penggerak ekonomi kerakyatan, dasar-dasar bisnis mikro yang berkelanjutan,
serta peluang agribisnis di lingkungan pedesaan. Peserta diajak untuk mengenal
bentuk koperasi yang relevan, cara mengelola keuangan usaha, dan potensi hasil
pertanian lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai jual tinggi.
Kegiatan ini diikuti oleh pelaku
UMKM lokal, Ibu KSH (Kader Surabaya Hebat), dan Ibu PKK, Pengurus Koperasi
Merah Putih, Kelompok Tani. Mahasiswa KKN bertindak sebagai fasilitator.
Dibantu oleh beberapa narasumber
atau pemateri yaitu, Ibu Dian Hutami Rahmawati, S.I.Kom., M.Med.Kom, Bapak Prof.Dr.Syamsul
Huda.SE.MT, Ibu Dr.Erna Sulistyowati.MM, Ibu Dra.Ec.Anik Yuliati.M.Aks.
Kepala Desa Kelurahan Made Bapak Widodo
Hadi Santoso, S.E turut hadir memberikan dukungan dalam kegiatan ini.
Kedua program kerja dilaksanakan
secara bertahap. Pelatihan “Content Creating for Branding” digelar pada 14
Juli 2025, sementara “Kelas Cerdas Ekonomi Made” dilaksanakan pada 19
Juli 2025. Keduanya bertempat di Pendopo kelurahan Made, yang telah menjadi
pusat kegiatan masyarakat.
![]() |
| Dokumentasi Kegiatan, (Dok. KKNKelompok 93 SDGs) |
Di tengah persaingan ekonomi
digital yang semakin cepat, banyak pelaku UMKM desa yang belum memahami
pentingnya branding serta penggunaan media sosial secara optimal. Selain itu,
masih banyak masyarakat yang belum memahami cara kerja koperasi, strategi bisnis
sederhana, maupun potensi agribisnis lokal yang bisa dikembangkan.
“Branding bukan soal mahal atau mewah, tapi soal bagaimana produk kita bisa dikenali dan diingat. Digitalisasi itu bukan pilihan, tapi kebutuhan jika ingin usaha terus berkembang di zaman Sekaran” tutur Ibu Dian Hutami Rahmawati, S.I.Kom., M.Med.Kom. Selaku pemateri pada program kerja ini.
“Koperasi adalah bentuk ekonomi gotong-royong yang paling cocok untuk desa. Dengan pengelolaan yang tepat dan pemahaman ekonomi dasar, koperasi bisa menjadi alat kemajuan bersama,” tutur Bapak Prof.Dr.Syamsul Huda.SE.MT
Kedua program dikemas secara
interaktif. Pada pelatihan konten digital, peserta diajak langsung membuat
konten menggunakan smartphone masing-masing. Mereka belajar memotret produk,
memilih angle terbaik, serta menambahkan elemen branding melalui desain sederhana.
Sementara dalam kelas ekonomi,
peserta mengikuti diskusi kelompok, studi kasus UMKM sukses, serta mengenal
jenis koperasi dan peluang agribisnis yang bisa dijalankan dari rumah.
Antusiasme terlihat dari banyaknya peserta yang aktif bertanya dan berdiskusi.
Melalui kedua program ini,
Mahasiswa KKN Kelompok 93 UPNVJT tidak hanya membekali masyarakat dengan ilmu,
tetapi juga membuka ruang kolaborasi antargenerasi untuk mendorong ekonomi desa
yang lebih cerdas, kreatif, dan mandiri.

